Tahta Pelangi

Menelusuri rasa yang tak mampu terkata dalam setiap detik waktu yang selanjutnya ku beri nama rindu, adalah bisikan do’a setiap harapku yang berbatas jarak dan terbungkus tebalnya penantian.

Butuh janji setegak prasasti untuk menegaskan bahwa dirimu ada selalu dalam hidupku butuh kesabaran selaksana langit untuk untuk aku menyusun rencana tempat bertahta pelangi

Dan kau masih saja berbalut cemas ketika kubisikkan:
bahwa semua hanya akan seperti sejuk guliran embun yang sesegera akan digantikan hangatnya mentari sebelum siang yang bersahabat

atau kau terlalu menghawatirkan akan senja yang memaksa matahari seakan terjaga,untuk segera beranjak turun dari tempatnya yang menegaskan cinta dengan seribu syarat dan rintangan?

tahukan ,aku akan berusaha pada sisa lelahku dengan butiran peluh yang akan kau hapus ketika benar-benar waktu itu tiba aku akan menyelam ke dasarnya lautan semua peristiwa sampai kudapati mutiara bertuliskan”cinta”.

source : http://ropix.net/?p=36

1 Response so far »

  1. 1

    ropix said,

    July 24, 2008 @ 2:45 am

    Ehhhmmm…
    copy Paste, hayoo
    radikei source e’

    T_T

Comment RSS

Say your words