Lima Ribu, All You Can Eat …..
masak sih……
biasanya kan diatas lima puluhribuan per orang…..
jadi begini ceritanya, cerita2 gak penting sih…
tp yang penting nulis hihihihi
waktu itu pagi hari, karena si embak pulang kampung, jadi ya gak ada yang masakin, jadi ya kita gak sarapan di rumah. nah sampe kantor aku ke bawah belakang, yg biasa orang2 jual makanan. pagi itu yg ada mie ayam, nasi goreng, gorengan dan warung nasi yang dijual ibu tua, model rantangan gt jualannya, dan gak sampe siang, paling jam 9-nan biasanya dia pulang.
nah yang menarik tu ibu warung nasi ini. mau makan apapun, kalo ditanya berapa bu’ pasti dijawab lima ribu, entah itu makan sama telur dadar, sama tempe, tempe nya dua dst. beh…. pokoknya All You Can Eat lah…..
salut dah, ibu itu berusia cukup senja aku rasa, gak tau ambil untungnya dari mana. cuman aku yakin bagi beliau yg penting cukup aja kali. ya stidaknya pagi itu nambah lagi tokoh yang aku kagumi, tokoh2 mulia dengan kesederhanaannya. ibu tua dengan rantang nasi dan sayur, ya sesederhana itu.
tapi rantang itu lah simbol kegigihannya, simbol kemandiriannya. meski usia senja tp tetep ingin memiliki arti bagi dirinya dan para pekerja yang tidak sempat sarapan di rumah seperti halnya diriku. menjadi orang tua yang tidak membebani anaknya. rantang2 itulah yg menjadi jalan rizki untuk dirinya, menyekolahkan anak2nya dan bahkan keluarganya…
ah kuingin menjadi mulia seperti dirinya, kemuliaan yang sederhana namun memberi arti terhadap sesama…
Semoga Allah senantiasa memuliakan orang2 sepertimu
menjagamu senantiasa istiqomah di jalanNYA ……
Chi-Chi said,
August 7, 2008 @ 6:57 pm
amien ya rabbal alamien….
1Hs4N said,
August 7, 2008 @ 8:43 pm
Hebat, smua ada hikmahnya klo qt mo merenungkannya y…!
keep on posting bos
santy said,
August 7, 2008 @ 11:33 pm
alhamdullllah ada juga yang baik kayak gitu hari gini